"Sawah Gadingan yang makmur, subur, adem ayem loh jinawi"

Warga daerah Gadingan saat ini lagi musim tandur rendengan, ibu - ibu giat akan menanami winih di sawah karena sebelumnya pesawahan masih belum ada air alias musim kemarau, semanjak bulan November air dari sungai pun mengalir ke sawah - sawah untuk siap tandur. Sebelum di tanami sawah tersebut diklektor kemudian petani membuat tempat untuk menyebarkan winih atau bibit padi, sekitar selang 24 hari bibit padi pun tumbuh.
Bibit padi yang tumbuh selama 24 hari di ambil oleh bapak - bapak, yang menanami adalah kaum wanita, tetapi di daerah ku ini kebanyakan ibi - ibu yang aktif untuk tandur, para gadis atau wanita muda masih belum ingin untuk terjun ke sawah alasannya berbelit - belit. Seharusnya kita sebagai generasi muda ikut serta dalam segala bidang.
Musim rendeng kali ini irigasi sangat lancar sekali, petani pun tidak kesusahan untuk mendapatkan air untuk sawahnya.
Pada pagi hari rombongan penandur berbondong - bondong untuk ke sawah, ada yang membawa telajak, tambang, dan tak lupa bawa kimpul air minum. Alangkah indahnya kalau kita melihat pesawahan di kampung halaman ku, semuanya itu berkat nikmat Allah Swt ciptakan untuk kita semua sebagai makhlukNya.
Writed by: TANTO
Gadingan; Sliyeg; Indramayu
Email: natural.gading@gmail.com.